terlanjur

"serba salah.. aku udah terlanjur.."

"terlanjur apa?"

"kamu pasti tau.."

* * *
09 januari 2014..
Kamu bilang "udah terlanjur", Iyaaa.. aku tau kok apa yang kamu maksud.. hanya saja aku nggak yakin, makannya aku tanya. Dan ketika kamu mengakui yang sebenarnya, ada perasaan bingung dan yaaah rasa senang dengan indahnya bermain bebas di hatiku. Jujur, aku nggak tau mesti gimana, dan kamu pun gitu.. Intinya : ini salah.. Tapi yang namanya perasaan, siapa sih yang bisa menduga bakal jadi kayak gini?

* * *
Aku nggak ngerti mesti gimana, tapi yang pasti, aku merasa hari hariku jadi menyenangkan  :) yaaah walaupun aku masih nggak paham kedepannya bakal seperti apa, dan aku juga sadar betul ada 'perbedaan' besar yang rasanya ngga bisa buat disatukan, belum lagi tentang posisimu yang serba salah itu, aku tau..suatu saat kamu bakal memilih.. Dan apapun pilihamu, siapapun itu.. harusnya aku bisa menerima, dan semoga emang bisa menerima~

:)

Aku tau kamu penggemar mr.big, memimpikan gitar valerio, dan bercita-cita kuliah sambil mengajar..

Aku juga tau kamu enggan memotong rambutmu, sering malas mandi, dan selalu tidur diatas jam 12 malam..

Aku hapal betul ekspresimu ketika bermain gitar, kesukaanmu menggeser pantat ketika bermain piano, dan jadwalmu betemu Tuhanmu..

Aku masih ingat, bahkan hal hal kecil yang rasanya nggak penting buat diingat :3

Tips Menghilangkan Kantuk saat Belajar

1. Mengatur pola makan.

Makanlah makanan yang mudah dicerna agar suplay energi tidak telat. Jika makanan yang dimakan terlalu banyak mengandung serat maka energi tubuh akan habis untuk mencerna makanan tersebut dan membuat anda merasa ngantuk saat belajar.

2. Bayangkan hasil dari kegiatan bekerja atau belajar itu.

Dengan demikian emosi anda akan semakin terbakar untuk melakukan suatu pekerjaan dan jauh dari rasa kantuk.


Dreams



Hari ini sinar matahari menyengat kota gudheg tanpa ampun. Panas dan penat. Di sebuah gedung tampak orang - orang berjalan keasana kemari sambil membawa gulungan kertas putih. Kemudian beberapa diantara mereka memasuki ruangan bercat krem itu sambil membuka gulungan kertas yang mereka bawa dan mulai mengeluarkan pensil.
            Tampak seorang gadis yang duduk di sudut depan ruangan sibuk menggoreskan pensilnya di gulungan kertas besar yang berada diatas mejanya. Dia terlihat sangat serius, pandangannya tak pernah lepas dari kertasnya. Setelah beberapa lama, dia beranjak dari kursinya, menyerahkan gulungan kertas itu dan kemudian melangkah keluar ruangan. Sinar matahari yang menyengat kulit sawo matangnya membuat dia menggerutu kecil, namun dia segera melangkah melewati pintu gerbang dan meninggalkan hiruk pikuk yang masih tersisa disana.
* * * *

(Belum Ada Judul)



Keyla mengendarai motornya dengan kecepatan sedang. Key, begitulah orang – orang biasa menyapanya.Gadis manis itu baru saja selesai mengikuti tambahan pelajaran di sekolahnya. Dia bersekolah di SMA Citra Negri, salah satu sekolah favorit di kota Palembang.
Tiba – tiba saja motor di depannya berhenti dengan mendadak membuat Keyla terkejut. Dengan refleks dia mengem motornya.
”Aaahh..!” Key berteriak ketika dia menabrak motor di hadapannya. Brukk! Keyla jatuh, begitu juga dengan motor yang ditabraknya.
”Aduh..” Key meringis kesakitan ketika melihat siku dan kakinya lecet – lecet. Untung saja jalanan lagi sepi.
Keyla bangkit dan menghampiri orang yang ditabraknya tanpa sengaja. Gadis yang ditabraknya jiga masih mengenakan seragam SMA.
”Maaf, aku nggak sengaja.” Keyla menawarkan tangannya untuk membantu gadis itu berdiri. Tapi gadis itu tidak menggubris, Ia malah cepat – cepat membuka tas. Sepertinya itu tas khusus biola. Tiba – tiba wajahnya memucat, sedetik kemudian dia menangis. Key melongo, bingung.
”Maaf, apa ada yang sakit?” tanya Key.
Gadis itu menoleh, dengan mata semabnya. ”kau!?”

My Friend's

Cerpen: Untitle

My Stories ;)